Seperti
layaknya seorang anak kecil yang baru saja bisa berjalan. Sebelum dia bisa berjalan
sendiri, dia dilatih bagaimana cara berjalan, dituntun dengan perhatian, kasih sayang
dan penuh kesabaran. Tetapi anak itu lebih memilih berlatih sendiri, akibatnya
dia jatuh bangun saat berlatih hingga dapat berjalan sendiri.
“Menurutku itulah proses kehidupan yang
paling penting”.
Dia berani mengambil sebuah resiko dan yang belum dia tahu
apa akibatnya jika dia terjatuh. Entah tangannya terluka, kakinya tergelincir hingga
kemungkinan terburuk lainnya. Dengan cara
latihan berjalan sendiri dia akan mandiri dan mengetahui kesalahan saat dia
gagal berjalan, selanjutnya dia akan belajar dari kesalahan yang dia lakukan
hingga bisa berjalan bahkan berlari mengejar apa yang dia inginkan.
“Anak kecil yang sudah bisa berjalan, tidak
mau digandeng kedua tangannya saat berjalan”.
Tidak mengurangi rasa terima
kasih yang engkau berdua berikan, bukan pula Saya sok bisa ataupun tidak mau
dituntun menuju yang benar. Saya hanya ingin belajar mandiri dengan
resiko-resiko yang ada. Sudah saatnya saya lepas dari tuntunan. Insya Allah, Saya tahu kewajibanku Bunda, Ayah.
No comments:
Post a Comment